Di beberapa tradisi dan adat budaya daerah di Indonesia, pemakaian henna atau innai menjadi bagian dari ritual sebelum prosesi pernikahan. Sebelum melangsungkan pernikahan, dikenal ada beberapa ritual atau upacara di mana sang pengantin akan di mehndi bagian tubuhnya. Seperti malam bainai, malam pacar, mappacci, atau beberapa sebutan lain.

Tapi dalam keseharian juga banyak yang menggunakan mehndi meskipun tidak sedang dalam perayaan atau acara besar. “Ada orang yang justru merasa aneh kalau di tangannya tidak pakai henna. Seperti ada yang kurang”, beber Fildzah Abubakar Bamahry, salah satu henna artist. Lizza, begitu panggilan akrabnya mengkategorikannya sebagai henna for fun, di mana penggunaan henna sebagai pelengkap atau sekedar estetika. Jenis henna yang satu ini tidak membutuhkan effort yang besar. Jenis pasta yang digunakan biasanya henna instan, dan hasilnya tidak bertahan lama, sekitar 5 sampai 10 hari saja.

 

julajuli.com

Bila digunakan dalam acara besar, motif atau pola yang disapukan bisa lebih rumit dan detil. Bahan henna yang dipakai pun yang diracik sendiri, bukan instan. Diakui wanita yang menjalankan bisnisnya melalui instagram @lizzabamahry ini, untuk mehndi yang berasal dari bubuk daun pacar ini hasilnya lebih tahan lama dan warna yang muncul lebih bagus. Bubuk daun pacar dicampur essentials oil yang didiamkan semalaman terlebih dahulu, lalu digambarkan ke bagian tubuh. Henna alami ini juga memiliki bau daun yang khas, serta lebih baik untuk tubuh karena tidak ada campuran bahan kimia di dalamnya.

Umumnya, bagian yang digambar henna adalah punggung tangan bagian luar dan dalam, juga punggung kaki. Dalam beberapa tradisi perayaan tertentu ada yang menghias mulai siku sampai punggung tangan. Lizza juga berkisah ada juga yang minta dihias seluruh tubuhnya. “Laki-laki pun ada beberapa yang minta di mehndi, tapi saya yang tidak mau. Kalau saya khusus perempuan saja”, ungkap Lizza Bamahry, salah satu henna artist. 

julajuli.com

Warna henna yang digunakan pun beragam, umumnya yang dipakai adalah warna merah, hitam, dan putih tergantung acara. Kebanyakan, warna merah dibubuhkan pada acara pernikahan, begitupun warna putih. Menurut Lizza yang sedang naik daun saat ini untuk pernikahan adalah warna putih. Sedangkan warna hitam untuk fun henna, atau pengiring mempelai wanita (bridesmaid).

Saat mengaplikasikan tidak membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 10 menit. Dalam beberapa acara pernikahan, pelukis henna bisa datang sampai dua kali ke tempat sang empunya hajat. Agar hasil bisa lebih awet. “Bisa dua minggu sampai satu bulan”, beber wanita yang telah menyelami dunia henna selama 8 tahun ini.

julajuli.com

Bicara tentang motif, tidak ada paten tertentu dalam membuatnya. Hanya berdasarkan jemari dan kreatifitas si pembuat henna dan keinginan pelanggan. Sekarang inspirasi bisa datang dari mana saja. Namun menurut beberapa sumber, henna India memiliki garis-garis sulur halus dan pola bunga, detail dan kecil polanya, sementara desain henna Arab cenderung lebih besar, dan di Afrika lebih tebal dan berpola geometris.

Untuk bisa mendapatkan pola yang cantik, tarif yang diberikan pun berbeda-beda tergantung kerumitan dan panjang-pendeknya. Lizza mematok mulai dari Rp. 25.000 sampai Rp. 50.000 untuk fun henna. Sedangkan untuk pernikahan, ia memasang tarif Rp. 350.000 sampai satu juta.